
KABAR DPW – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat konsolidasi internal dengan menuntaskan tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang kini telah memasuki fase final.
Sekretaris DPW PKB Sulteng, Muhammad Safri, menyampaikan bahwa UKK merupakan bagian penting dari proses penataan organisasi sekaligus memastikan kepemimpinan partai di daerah diisi oleh kader yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen tinggi terhadap perjuangan partai.
“UKK ini sudah memasuki tahap final. Selanjutnya, hasilnya akan kami bawa ke DPP untuk diplenokan, dan keputusan final diperkirakan diumumkan pada akhir Mei 2026,” ujarnya dilansir dari Tribun Palu.
Sebanyak 43 peserta dari 12 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah mengikuti UKK tersebut. Proses ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap kualitas kader dalam menjalankan roda organisasi partai ke depan.
“Peserta yang mengikuti UKK diharapkan benar-benar siap mengemban amanah dan memperkuat peran partai di tengah masyarakat,” tambah Safri.
Pelaksanaan UKK digelar di Kantor DPW PKB Sulteng di Kota Palu dan menghadirkan tim penguji dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, yakni Nihayatul Wafiroh, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Hindun Anisah, dan Daniel Johan, yang juga merupakan anggota DPR RI.
Terpisah, Ketua DPW PKB Sulteng, Risharyudi Triwibowo, menegaskan bahwa mekanisme UKK kali ini mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar PKB di Bali, dengan sistem seleksi yang lebih komprehensif dibandingkan sebelumnya.
“Proses ini dimulai dari penjaringan calon, kemudian dibawa ke tingkat pusat untuk mendapatkan pengesahan, lalu dilanjutkan dengan uji kompetensi dan kelayakan,” jelasnya.
Menurut Risharyudi, hasil UKK akan menjadi bahan pertimbangan DPP dalam menetapkan kepemimpinan definitif. Meski sudah ada kandidat yang mengerucut, keputusan resmi tetap menunggu penetapan dari DPP.
“Pengumuman resminya akan disampaikan langsung oleh DPP di Jakarta,” katanya.
Ia menegaskan, UKK merupakan bagian dari strategi besar PKB dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah. Setelah penetapan ketua, partai akan membentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan hingga tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC).
“Target kami, mesin partai bisa bergerak efektif hingga ke tingkat akar rumput,” ujarnya.
Selain konsolidasi organisasi, PKB Sulteng juga mulai menyiapkan strategi politik jangka panjang dengan membuka rekrutmen calon legislatif lebih awal sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Ke depan, rekrutmen caleg dilakukan sejak awal agar mereka bisa langsung bekerja dan membangun basis dukungan di daerah pemilihan masing-masing,” tegasnya.
Melalui langkah ini, PKB Sulteng optimistis dapat memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan kinerja politik partai dalam menghadapi kontestasi demokrasi mendatang.
Sumber: Tribun Palu














