
KABAR DPW – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PKB Sulawesi Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPW PKB Sulteng, Jalan Otista, Kota Palu, Senin (16/2/2026).
Dikutip dari Tribun Palu, rakor dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah, Risharyudi Triwibowo, dan dihadiri oleh jajaran pengurus DPW, antara lain Sekretaris DPW Muhammad Safri, Bendahara DPW Rismawati, Ketua Dewan Syuro Samerdang Munggeli dan Ahmad Sobariyadi, serta perwakilan pengurus DPC se-Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Risharyudi menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus sosialisasi Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPW PKB Provinsi Sulawesi Tengah masa bakti 2026–2031 yang telah ditetapkan oleh Dewan Pengurus Pusat.
“Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan organisasi dalam menyelenggarakan Muskerwil serta memperkuat soliditas dan sinergi antara DPP, DPW, dan DPC di seluruh wilayah Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Selain membahas agenda Muskerwil yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026, forum juga memaparkan tahapan dan mekanisme pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. DPW tengah mengkaji beberapa opsi teknis pelaksanaan Muscab guna menjamin efektivitas, efisiensi, serta partisipasi optimal seluruh pengurus cabang.
Dalam kesempatan tersebut, DPW PKB Sulawesi Tengah juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat struktur dan konsolidasi partai hingga tingkat bawah sebagai bagian dari strategi penguatan kelembagaan.
PKB sebagai partai yang berlandaskan nilai kemanusiaan, keadilan, dan pemerataan, serta memiliki kedekatan historis dengan Nahdlatul Ulama, tetap menegaskan jati dirinya sebagai partai terbuka, nasionalis, dan religius.
Melalui rapat koordinasi ini, DPW PKB Sulawesi Tengah menegaskan kesiapan organisasi dalam menyukseskan seluruh agenda partai serta meningkatkan kontribusi politik yang konstruktif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Tribun Palu














